Wisata Alam Pantai Rajegwesi



wisata banyuwangi
wisata banyuwangiwisata pantai banyuwangiBanyuwangiTerletak di desa Sarongan, kecamatan Pesanggaran, kabupaten Banyuwangi. Pantai ini merupakan pintu masuk utama dari bagian timur kawasan Taman Nasional Meru betiri. Untuk menuju tempat ini bisa menempuh rute dari Banyuwangi/Jember – Jajag – Pesanggaran – Sarongan – Rajegwesi. Jalan hingga ke Sarongan cukup mulus, tapi setelah Sarongan medan jalan mulai menantang menempuh jalan yang naik turun berkelok dengan jalan setapak yang bergelombang. Sepanjang perjalanan akan disuguhi pemandangan pedesaan, melewati wilayah perkebunan yang luas milik PTPN XII, perkebunan jati, sengon, coklat dan karet. Posisi pantai ini persis ada di pinggir jalan, jadi sangat mudah untuk menemukannya. Pantai ini terletak dekat dengan perkampungan nelayan, yang memang sebagian besar penduduk sekitar pantai Rajegwesi ini adalah nelayan. Terlihat di pinggiran pantai perahu-perahu nelayan yang berjajar. Selain sebagai pelabuhan kapal nelayan di pantai ini juga terdapat tempat pelelangan ikan. Bila bertepatan dengan waktu para nelayan pulang melaut
akan terlihat aktifitas warga disekitar pantai yang bahu-membahu membantu menarik perahu para nelayan menuju ke daratan. Pemandangan di pantai ini sangat menawan, dengan hamparan pasir yang bersih, lembut dan berwarna kecoklatan akibat endapan lumpur dari sungai-sungai yang bermuara dipantai ini. Disisi sebelah kanan terdapat tebing bebatuan yang terlihat kemerahan akibat korosi air laut karena mengandung besi. Nama Rajegwesi sendiri, berarti pagar besi, konon dahulu Jepang pernah datang di tempat ini dengan membawa pekerja yang berasal dari Yogyakarta untuk memasang tonggak-tonggak atau tiang pancang dari kayu jati yang terkenal sekuat besi, disusun seperti pagar disepanjang teluk pantai, yang berfungsi untuk sistem pertahanan laut untuk menghalangi kapal-kapal musuh untuk mendarat. Namun sekarang tonggak –tonggak tersebut sudah tidak ada lagi. Ombak di pantai Rajegwesi ini relatif lebih kecil meskipun berada di laut selatan yang terkenal besar ombaknya, karena di tengah pantai ini terdapat batu karang yang tinggi seperti sebuah tembok raksasa yang menghalangi atau memecah ombak besar Samudra Hindia, sehingga cukup aman untuk berenang di tempat ini. Sebenarnya batu-batu karang inilah yang dinamakan Rajegwesi atau pagar besi, karena karangnya yang berjajar seperti pagar dan kuat karena mengandung unsur besi pada batunya. Pantai Rajegwesi ini sekeligus sebagai pantai penghubung antara pantai Sukamade dengan pantai teluk hijau (Green bay) yang sama-sama terletak di kawasan taman nasional Meru Betiri. Di bulan Suro, di tempat ini diadakan selamatan atau upacara petik laut dengan melarung kepala kambing ke tengah lautan. Hal ini berkaitan dengan kepercayaan penduduk di sekitar pantai pada penguasa laut selatan “Nyi roro kidul” sebagai wujud kepatuhan mereka dan biasanya dilakukan upacara adat pada jumat legi. Acara yang digelar dimaksudkan agar diberikan keselamatan dan kelancaran bagi para nelayan selama melaut dan berharap keberkahan agar hasil tangkapannya melimpah. Seperti di pantai Sukamade, di pantai Rajegwesi ini juga sebagai tempat habitat penyu. Di tempat ini para wisatawan bisa melihat hewan-hewan langka yang dilindungi ini bertelur, diantaranya penyu hijau, penyu sisik, penyu slengkrah dan penyu blimbing. Di tempat ini para wisatawan juga bisa ikut dalam pelepasan tukik-tukik atau anakan penyu  menuju pantai yang sebelumnya di tangkarkan di pusat penangkaran penyu. Masyarakat di sekitar pantai juga memberikan perlindungan pada satwa langka ini dengan memberikan wilayah kosong yang tidak boleh digunakan untuk beraktifitas yaitu di sisi sebelah timur yang dibiarkan alami untuk habitat penyu ini.*)

Artikel lain:

No comments:

Post a comment

Silahkan tinggalkan komentar anda, terima kasih